Kecerian Warga Batokerbuy dalam Mengikuti Pelatiahan


       Souvenir merupakan salah satu aspek yang mendukung perkembangan pariwisata dalam sebuah daerah. Begitupun dengan batokerbuy, dengan terdapatnya beberapa objek pariwisata yang dimiliki, akan sangat disayangkan jika wisatawan yang datang tidak mendapat sebuah souvenir yang menarik.

       Dengan potensi pasir, batok kelapa serta bambu yang cukup banyak di desa batokerbuy, dapat dimanfaatkan untuk dijadikan sebuah kerajian tangan. Beberapa alasan di atas mendorong mahasiswa KKN UTM (Universitas Trunojoyo Madura) untuk mengadakan sebuah pelatihan pembuatan kerajian dari bahan-bahan pasir, batok kelapa dan bambu. Hal ini juga diperkuat dengan belum adanya pemanfaatan yang dilakukan oleh warga desa batokerbuy terhadap bahan-bahan di atas.

       Kerajinan yang menjadi fokus dalam pelatihan ini adalah berupa jam, kotak ditisu dan kotak pensil. Pelatihan ini tidak hanya dihadiri oleh ibu-ibu saja, bapak-bapak serta anak muda turut serta hadir dalam pelatihan ini. Ibu Hj. Indriyani selaku Kepala Desa juga turut hadir memberikan semangat kepada peserta. Beliau juga tertarik untuk turut serta dalam pelatihan ini secara langsung.
Ibu Hj. Indriyani (Kepala Desa) berkerudung ungu - Turut Serta Dalam Pelatihan Bersama Masyarakat
      Warga yang hadir sangat antusias mengikuti pelatihan ini. Hal ini dapat kita lihat dari raut wajah warga yang sangat ceria selama mengikuti pelatihan ini. Antusias waga bertambah ketika mengetahui jika hasil dari pelatihan yang telah mereka jalani dapat dibawa kerumah masing-masing.

Semangat Muda dari Bapak-Bapak dalam Mengikuti Pelatihan Tidak Pernah Pudar

Kecerian Warga dalam Mengikuri Pelatihan Kerajian
Previous
Next Post »